Gampangnya, saya mau jelasin sedikit tentang situasi di Ranah Minang ini. Sumatera Barat adalah daerah yang bergunung-gunung dan berbukit-bukit. Artinya, jarak jalan dan waktu yang akan kita tempuh bisa melonjak jadi dua kali lipat karena kondisi alamnya yang sedemikian rupa. Namun, kondisi alam seperti ini memberi kita banyak keuntungan yakni objek wisata yang sangat banyak sehingga tidak perlu berjalan terlalu jauh dari satu objek ke objek lainnya. Tambahan lagi, Sumatera Barat tidak terlalu lebar. Dalam waktu kurang dari 6 jam, rasanya anda sudah bisa melintasi wilayah ini dari utara ke selatan. Artinya, objek wisata yang ditawarkan sangat berlimpah ruah dan jarak yang ditempuh tidak terlalu banyak. Menyenangkan bukan? Setiap berjalan sedikit sudah menemui objek wisata.
Hari 1 : Umumnya, pesawat ke Padang mengambil waktu sore hari. Apabila anda sampai di Padang pada pagi hari, suatu keuntungan lebih untuk anda karena bisa menjelajah lebih. Extra satu hari lah, katakan. Nah, berhubung saya tiba di Padang pada malam hari, maka hari pertama memang tidak diisi dengan terlalu banyak kegiatan. Kendaraan/taksi yang akan membawa anda dari bandara ke pusat kota akan memakan w
Hari 2 : Lintas Selatan dan Timur. Kendaraan sewaan seharusnya sudah siap di hotel sekitar pukul 7 agar bisa tiba di Payakumbuh pada sore harinya. Pagi, kurang lebih satu jam perjalanan, kita akan tiba di Lubuk Peraku (pemandian air panas), Sitinjau Lauik (Padang Scenic Point, tempat melihat pemandangan Kota Padang dari ketinggian) dan Taman Hutan Raya Bung Hatta (Sejenis kebun raya dengan banyak tanaman).
Satu jam hingga satu jam setengah perjalanan, kita akan sampai di Danau Singkarak, danau terbesar di Sumatera Barat dan danau terbesar kedua di daratan Sumatera. Banyak titik untuk menikmati danau ini termasuk deretan café
Satu jam perjalanan lagi, kita akan sampai di Kota Batusangkar. Sebelum tiba di Batusangkar, kita akan mencapai Desa Balimbiang, desa dengan kebudayaan Minang yang kuat, termasuk rumah adat yang berusia cukup tua ada disini. Di Batusangkar, selain mengunjungi objek wisata, kita bisa menikmati makan siang makanan Padang di kota ini. Autentik loch. Objek wisata di tempat ini ada tiga buah yang terletak di satu potong jalan yang sama di ruas Batusangkar – Pagaruyuang. Tiga objek wisata tersebut adalah (dari yang terdekat) Makam Ustano Rajo Alam (makam Raja-Raja Pagaruyuang), Istana Silinduang Bulan dan Istana Baso Pagaruyuang yang pada saat penulisan ini sedang direnovasi karena terbakar.
Satu jam hingga satu setengah jam perjalanan lagi ke arah utara, anda akan sampai di Kota Payakumbuh. Tepat di pintu masuk Payakumbuh, ada sebuah ngalau (gua) yang disebut Ngalau Indah lengkap dengan kolam r
Satu jam perjalanan ke arah perbatasan SumBar – Riau, anda akan tiba di Sarilamak, ibukota 50 Koto. Nggak jauh dari kota ini, anda tiba di tujuan terakhir hari ini, Lembah Harau. Sehabis check in, segera berkeliling diantara lembah-lembah granit yang indah ini. Jangan lupa, kunjungi air terjun yang meluncur indah di sisinya sebelum malam tiba.
Hari 3 : Lintas Tengah dan Barat. Pagi hari, kesempatan yang sangat baik untuk eksplorasi Lembah Harau. Usahakan menikmati alam Harau sebelum pukul 9 karena masih banyak tempat yang harus dilihat. Setelah 2 jam perjalanan dari Harau ke arah barat, anda a
Jangan lupa, masih ada jarak 2 jam perjalanan lagi untuk tiba di Maninjau. Usahakan untuk beranjak dari Bukittinggi sebelum pukul 1 siang agar masih bisa menikmati pemandangan Danau Maninjau yang super cantik sebelum malam menjelang. Dari Puncak Maninjau, hingga Taman Muko-Muko di sisi seberang Maninjau, masih butuh satu jam lagi. Jadi, hitung bener-bener waktunya. Dari Taman Muko-Muko melewati Air Panas Alamanda, Kota Lubuak Pasuang dan Tiku hingga kembali lagi ke Padang, anda butuh waktu 3 jam. Tidak ada lagi yang bisa dilihat di pesisir karena waktu sudah malam.
Hari 4 : Hari ini adalah harinya Sikuai. Hiking pagi-pagi di sekitar kota sebelum sampai Dermaga Batang Arau cukup menyenangkan juga. Apalagi, Perahu ke Sikuai berjalan pada pukul 10 dan baru kembali pada pukul 4 sore. Banyak objek di pulau seluas 44 he
Hari 5 : Kalau anda bangun pagi-pagi di Padang, nikmati hari ini dengan berkunjung ke Pantai Aia Manih untuk melihat Batu Malin Kundang. Siang harinya, jangan lupa beli oleh-oleh songket atau makanan khas Padang. Sorenya, jangan kelupaan pesawat yang akan membawa anda kembali ke kota yach :D
foto pertama lo cakep bgt,,pake kamera baru ya mar???
ReplyDeletebiasanya kl daerah yg berbukit2 banyak objek yg bagus..terutama lanskap bukitnya itu,,,,
Bukitinggi, yg menarik bagi selera gw hanya Ngarai Sianok nya aja..gw suka lanskap alam jenis ini.klo kebun binatang, jam gadang (sekedar setor muka boleh juga), bangunan peninggalan belanda lain nya,,gw kayaknya gak begitu interest..tp kl budaya nya,,kayaknya menggoda untk di jelajahi.
wkwkwkwkw.....
ReplyDeletemasih kamera lama gue yg awet koq Nas...:D
itu di Singkarak....pemandangannya sih sebenernya biasa, tapi entah kenapa pas ketangkep kamera warnanya keluar semua...hehehe...
hehehe...setuju sih, kalau kebun binatang palingan cuma buat setor muka ajah...hahaha...soalnya dimana mana palingan sama kan? cuma bedanya, ada hiasan Minang di kebun binatangnya plus ngeliat tiga gunung yang mengelilinginya :D
kalau bangunan sejenis benteng atau bangunan kuno, gue masih tertarik lah...apalagi kalo ada tari2an, wuihhh langsung semangat deh...hehehe