Nggak hanya membuat rindang wilayah pantai yang berair payau saja, hutan mangrove memiliki banyak sekali fungsi yang mendukung kehidupan di darat. Misalnya saja, mangrove menahan rembesan air luat agar air tawar di daratan tidak terasa asin. Mangrove juga secara efektif menahan hempasan angin laut atau badai tsunami yang bisa memporakporandakan wilayah pantai dalam sekejap. Dengan adanya dinding bakau pelindung, gelombang tsunami tidak akan membuat kerusakan yang sedemikian parah terhadap wilayah pantai. Hutan bakau juga menjadi tempat berkumpulnya aneka jenis hewan air seperti ikan sekaligus juga menjadi lokasi berkembang biaknya. Berbicara soal pemanasan global, hutan bakau juga memiliki fungsi yang sama seperti pohon perindang di daratan. Hutan bakau dipercaya mampu menyerap CO2 dalam jumlah besar dan menggantinya dengan O2 untuk menurunkan suhu global bumi. Semua fungsi-fungsi hutan mangrove ini tertera cukup jelas dan terpampang di banyak lokasi jalur mangrove di antara dua pulau, Karimunjawa dan Kemujan. Semua fungsi tersebut ditutup dengan pesan pentingnya melestarikan mangrove. Di salah satu papan, bahkan mangrove ditulis memiliki nama khas lokal yakni "Bongko".
Nggak hanya membuat rindang wilayah pantai yang berair payau saja, hutan mangrove memiliki banyak sekali fungsi yang mendukung kehidupan di darat. Misalnya saja, mangrove menahan rembesan air luat agar air tawar di daratan tidak terasa asin. Mangrove juga secara efektif menahan hempasan angin laut atau badai tsunami yang bisa memporakporandakan wilayah pantai dalam sekejap. Dengan adanya dinding bakau pelindung, gelombang tsunami tidak akan membuat kerusakan yang sedemikian parah terhadap wilayah pantai. Hutan bakau juga menjadi tempat berkumpulnya aneka jenis hewan air seperti ikan sekaligus juga menjadi lokasi berkembang biaknya. Berbicara soal pemanasan global, hutan bakau juga memiliki fungsi yang sama seperti pohon perindang di daratan. Hutan bakau dipercaya mampu menyerap CO2 dalam jumlah besar dan menggantinya dengan O2 untuk menurunkan suhu global bumi. Semua fungsi-fungsi hutan mangrove ini tertera cukup jelas dan terpampang di banyak lokasi jalur mangrove di antara dua pulau, Karimunjawa dan Kemujan. Semua fungsi tersebut ditutup dengan pesan pentingnya melestarikan mangrove. Di salah satu papan, bahkan mangrove ditulis memiliki nama khas lokal yakni "Bongko".
Label:
Jawa Tengah
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
hutan mangrove di jakarta ataupun di kepulauan seribu banyak yang kotor, sampah pada nyangkut di akar mangrove. di bali kondisinya lebih baik. masih lebih bersih walaupun terkadang masih keliatan juga sampah-sampah plastik..
ReplyDeletenah kalo di karimunjawa gimana mas? apakah kondisinya masih bagus? dalam arti bebas dari sampah?
kata temen saya ... biji pohon mangrove bisa dibuat makanan, di Semarang sini sudah ada pembudidayaannya katanya
ReplyDelete@Tri : mungkin berbanding lurus terhadap kepadatan penduduk kali yaaa...Disini, sejauh mata memandang sih cukup bersih, walaupun ada satu dua bungkus makanan. Tapi secara keseluruhan, bisa dibilang bersih sich :D kan sesuai postingan saya, selama saya berfoto foto gila di Hutan Bakau itu, kendaraan yang melntas bisa dihitung pake jari (bahkan ga sampai jari di tangan kedua...hehehehe)
ReplyDelete@Tiara : wah, saya ndak tahu tuh. jadi, manfaat pohon ini makin banyak aja yah. memang tumbuhan yang luar biasa. Tiara sudah pernah coba? boleh dishare? hehe. Oh ya, faktanya, Indonesia adalah pemilik hutan Mangrove terluas di dunia (sekitar 2 jutaan hektar gt), mengalahkan Brazil yang cuma satu juta sekian. Kudu makin digalakkan lagi nih penanaman Mangrovenya :D