Coto Makassar adalah makanan khas Makassar dengan isi daging-dagingan (bisa sapi atau kerbau) plus kuah mirip dengan soto yang kita kenal. Daripada asin, rasa coto cenderung gurih namun hambar. Pilihan untuk menambahkan garam kembali kepada anda. Coto umum disajikan dalam mangkuik yang berukuran tidak terlalu besar, kira-kira sebesar cawan nasi. Apakah bisa kenyang dengan makan semangkuk Coto saja? Mungkin tidak. Oleh karena itu, tersedia buras untuk dimakan bersama dengan Coto. Buras sendiri adalah sebutan lokal untuk beras yang diungkep di dalam ketupat atau jalinan daun kelapa. Rasanya hambar, sama seperti lontong atau ketupat nasi yang kita kenal. Buras ini dipotong-potong untuk kemudian dicemplungkan ke dalam coto.
Coto Makassar adalah makanan khas Makassar dengan isi daging-dagingan (bisa sapi atau kerbau) plus kuah mirip dengan soto yang kita kenal. Daripada asin, rasa coto cenderung gurih namun hambar. Pilihan untuk menambahkan garam kembali kepada anda. Coto umum disajikan dalam mangkuik yang berukuran tidak terlalu besar, kira-kira sebesar cawan nasi. Apakah bisa kenyang dengan makan semangkuk Coto saja? Mungkin tidak. Oleh karena itu, tersedia buras untuk dimakan bersama dengan Coto. Buras sendiri adalah sebutan lokal untuk beras yang diungkep di dalam ketupat atau jalinan daun kelapa. Rasanya hambar, sama seperti lontong atau ketupat nasi yang kita kenal. Buras ini dipotong-potong untuk kemudian dicemplungkan ke dalam coto.
Label:
Sulawesi Selatan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
moga gw juga sempat nyobain makanan ini,,.kayaknya enak,nih
ReplyDeleteSambil tanya tanya aja orang sekitar, Nas. Coto mana yang enak dan recommended. Trus tanya lagi aja, berhubung lo ga doyan kerbau, pakainya daging apa, kerbau atau sapi :D
ReplyDeleteenjoy Makassar!