Kawasan bukit karst terkenal sebagai bahan baku utama semen. Jadi nggak heran, kalau banyak pabrik semen berdiri di sekitar bukit karst. Sebut saja, Semen Padang, Semen Kujang, dan Semen Tonasa. Selain bahan baku pabrik semen, bukit karst juga terkenal sebagai sumber air tawar karena biasanya bukit karst ini berongga dan memiliki gua yang biasanya banyak sungai bawah tanah. Gak heran juga, gua-gua yang ada di perbukitan karst umumnya kaya akan pesona stalagtit dan stalagmit seperti di Ngalau Indah, Gua Jatijajar dan Gua Leang-Leang. Udah pada tahu donk kalau tetesan air yang mengandung kalsium dan mineral ini lama kelamaan bisa mengkristal dan menjadi stalagtit dan stalagmit. Khusus untuk di Maros-Pangkajene, perbukitan karst-nya dijadikan taman nasional sehingga aktifitas apapun yang mengeksploitasi bukit karst ini dilarang. Daerah ini menjadi lokasi Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung yang kaya akan keanekaragaman hayati, dimana salah satunya adalah kupu-kupu. Selain keanekaragaman hayati, bukit karst yang bergua umumnya dijadikan lokasi tempat tinggal manusia prasejarah, lengkap dengan peninggalannya berupa lukisan gua seperti di Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Unik bukan? Untungnya, bukit karst ini bisa ditemukan dimana saja di sekitar kita, tidak perlu jauh-jauh ke Sulawesi Selatan. Walaupun demikian, beberapa bukit karst memiliki fitur yang berbeda dengan bukit karst lainnya. Kalau bukit karst tertentu terkenal akan gua berstalagtit dan stalagmitnya, bukti karst yang lain bisa saja terkenal akan lukisan purba prasejarahnya. Tertarik menjelajah bukit karst?
Kawasan bukit karst terkenal sebagai bahan baku utama semen. Jadi nggak heran, kalau banyak pabrik semen berdiri di sekitar bukit karst. Sebut saja, Semen Padang, Semen Kujang, dan Semen Tonasa. Selain bahan baku pabrik semen, bukit karst juga terkenal sebagai sumber air tawar karena biasanya bukit karst ini berongga dan memiliki gua yang biasanya banyak sungai bawah tanah. Gak heran juga, gua-gua yang ada di perbukitan karst umumnya kaya akan pesona stalagtit dan stalagmit seperti di Ngalau Indah, Gua Jatijajar dan Gua Leang-Leang. Udah pada tahu donk kalau tetesan air yang mengandung kalsium dan mineral ini lama kelamaan bisa mengkristal dan menjadi stalagtit dan stalagmit. Khusus untuk di Maros-Pangkajene, perbukitan karst-nya dijadikan taman nasional sehingga aktifitas apapun yang mengeksploitasi bukit karst ini dilarang. Daerah ini menjadi lokasi Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung yang kaya akan keanekaragaman hayati, dimana salah satunya adalah kupu-kupu. Selain keanekaragaman hayati, bukit karst yang bergua umumnya dijadikan lokasi tempat tinggal manusia prasejarah, lengkap dengan peninggalannya berupa lukisan gua seperti di Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Unik bukan? Untungnya, bukit karst ini bisa ditemukan dimana saja di sekitar kita, tidak perlu jauh-jauh ke Sulawesi Selatan. Walaupun demikian, beberapa bukit karst memiliki fitur yang berbeda dengan bukit karst lainnya. Kalau bukit karst tertentu terkenal akan gua berstalagtit dan stalagmitnya, bukti karst yang lain bisa saja terkenal akan lukisan purba prasejarahnya. Tertarik menjelajah bukit karst?
Label:
Sulawesi Selatan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment