Desa Batu Putih ini selain sebagai penanda pintu masuk Timor Tengah Selatan, juga sebagai wilayah di ujung jembatan terpanjang di Timor. Jembatan terpanjang di timor, yang terletak di antara dua kabupaten, Kupang dan Timor Tengah Selatan terletak di antara Desa Batu Putih dan desa Fatuleu. Jembatan ini melintasi Sungai Mina yang merupakan sungai terbesar di Pulau Timor (ukurannya lebar). Walaupun hujan turun setidaknya satu kali pada setiap hari kunjungan saya di Timor, saya sedikit heran melihat sungai yang luar biasa besarnya tersebut kering sebagian. Tidak bernasib sama buruknya dengan sungai-sungai yang sedari tadi dilalui, Sungai Mina masih memiliki beberapa titik aliran air sehingga sungai ini masih tepat dikatakan sungai. Entah legal atau tidak, tapi di sungai-sungai yang kering tersebut, dan di Sungai Mina ini, saya menyaksikan truk-truk kecil dengan alat penggali beroperasi di bagian sungai yang kering dan hanya terdiri atas pasir. Tampaknya, penambangan pasir cukup marak disini.
Kondisi sungai yang kering memang dikatak
Waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore dan saya masih berada di pedalaman Dataran Tinggi Timor. Bus pun bergerak perlahan menembus hutan lagi, menuju Kupang.
terimaksih ceritanya, perjalanan batu putih kupang ini ternyata cukup jauh ya.
ReplyDeletehehehe...cukup jauh dan bikin rindu pengen kesana lagi...:D
ReplyDeletePriyatna berasal dari sana ?