Bandara El Tari bukanlah bandara besar yang memiliki banyak kegiatan dari pagi hingga sore hari. Kebanyakan, pesawat-pesawat yang akan bertolak menuju Surabaya akan berangkat pada tengah hari. Pesawat yang saya tumpangi, Mandala akan lepas landas pada pukul 12:55 WITA sementara penumpang Citilink akan diberangkatkan pada pukul 13.00 WITA.
Perjalanan dari pusat Kota Kupang menuju bandara bisa berlangsung kurang lebih selama setengah jam. Jarak 15 kilometer yang akan anda tempuh bisa dilalui dengan angkot, ojek maupun taksi (mobil sewaan). Bagi anda yang naik angkot, naiklah angkot lampu 10 dari Terminal Bus Oebobo hingga perempatan pertamina. Dari perempatan pertamina di Oesapa ini, naik angkot lampu 14 atau 15 jurusan Penfui yang akan membawa anda ke Tugu Adipura Kota Kupang. Dari tugu ini, berjalan kakilah sejauh 1 kilometer ke dalam areal bandara. Tarif masing-masing angkot adalah RP. 2.000 sehingga to
Mengulang kembali cerita kedatangan, Bandara El Tari adalah bandara yang berukuran tidak terlalu luas. Dari pintu masuk, anda langsung bertemu dengan mesin sinar X dan kemudian loket penukaran boarding pass. Hanya ada beberapa loket saja yang membuka operasional mereka dan di sebelahnya, ada loket untuk pembayaran pajak bandara sebesar Rp. 20.000. Dari loket pembayaran pajak bandara, kembali lagi ke pintu di samping mesin sinar X yang pertama tadi. Di sini, ada
Ruang tunggu tersebut dilengkapi dengan dua buah televisi yang memutar siaran yang sama. Di seputar dinding ruang tunggu, ada panel kecil berukir motif khas Nusa Tenggara Timur saling menyambung tidak terputus. Di dekat pintu masuk ada sejumlah guci yang tidak memiliki keterangan berasal dari masa atau kebudayaan apa. Walaupun tidak tertulis, sebenarnya cukup jelas bahwa guci-guci besar tersebut memiliki bentuk yang cukup mulus sehingga bisa dipastikan itu adalah benda kebudayaan masa kini yang diberi motif khas Nusa Tenggara Timur.
Untuk anda yang belum sempat membeli oleh-oleh, ada dua buah toko kerajinan tangan dan satu buah kios kecil yang menjual makanan kecil untuk oleh-oleh. Oleh-oleh yang ditawarkan kebanyakan berupa kacang-kacangan. Untuk toko kerajinan tangan, hampir seluruh bagian toko digantungi oleh kain tenun ikat dalam berbagai motif dan berbagai ukuran serta bentu
Tepat jam 12.55, pertugas pesawat Mandala datang dan berdiri di depan pintu penukaran boarding pass. Bersamaan dengan hal itu, informasi keberangkatan pesawat Mandala Air dikumandangkan. Para penumpang dengan segera berbondong-bondong menuju petugas tersebut untuk mengantri dan menukarkan boarding pass mereka. Siap untuk perjalanan berikutnya dan kembali ke realitas.
0 komentar:
Post a Comment