Anehnya, begitu melewati Kota So’E dan berjumpa kembali dengan pepohonan, saya tidak merasakan mual atau apapun yang saya alami di ruas sebelumnya. Malahan, saya sangat santai menikmati perjalanan ini. Lagu pop Timor yang mengalun, pemandangan Lopo di tepi hutan, satu atau dua orang masyarakat Timor yang beraktifitas justru menjadi hiburan di kala saya melewati waktu tempuh yang cukup panjang tersebut. Memang, hujan turun di sejumlah ruas So’E sore itu sehingga suhu udara turun drastis dan cukup nyaman bagi saya berada di dalam bus. Entah apakah jalur ini lebih ramah terhadap pengunjung, saya tidak terlalu merasa pusing dan mual di ruas ini. Saya yang tadinya sudah takut dan bersugesti akan muntah, perlahan-lahan kembali normal dan ceria sambil menikmati pemandangan di pinggir jalan. Selama kurang lebih satu jam, saya dan ibu-ibu (mayoritas memang ibu-ibu yang membawa hasil perkebunannya untuk dibawa ke Kupang) terombang-ambing dalam ruas jalan tersebut, naik, turun, menyusuri lereng gunung, berhenti mengambil penumpang hingga kemudian tiba di Desa Batu Putih.
Anehnya, begitu melewati Kota So’E dan berjumpa kembali dengan pepohonan, saya tidak merasakan mual atau apapun yang saya alami di ruas sebelumnya. Malahan, saya sangat santai menikmati perjalanan ini. Lagu pop Timor yang mengalun, pemandangan Lopo di tepi hutan, satu atau dua orang masyarakat Timor yang beraktifitas justru menjadi hiburan di kala saya melewati waktu tempuh yang cukup panjang tersebut. Memang, hujan turun di sejumlah ruas So’E sore itu sehingga suhu udara turun drastis dan cukup nyaman bagi saya berada di dalam bus. Entah apakah jalur ini lebih ramah terhadap pengunjung, saya tidak terlalu merasa pusing dan mual di ruas ini. Saya yang tadinya sudah takut dan bersugesti akan muntah, perlahan-lahan kembali normal dan ceria sambil menikmati pemandangan di pinggir jalan. Selama kurang lebih satu jam, saya dan ibu-ibu (mayoritas memang ibu-ibu yang membawa hasil perkebunannya untuk dibawa ke Kupang) terombang-ambing dalam ruas jalan tersebut, naik, turun, menyusuri lereng gunung, berhenti mengambil penumpang hingga kemudian tiba di Desa Batu Putih.
Label:
Nusa Tenggara Timur
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment