Ada tempat wisata kecil di kaki Gunung Fatuleu. Bus yang saya tumpangi berhenti di lokasi ini setelah kurang lebih setengah jam perjalanan dari Batu Putih. Secara tiba-tiba (lagi) banyak segerombolan ibu-ibu dan bapak-bapak yang membawa baskom berisi jagung bakar untuk dijajakan kepada penumpang bus yang justru mayoritas sedang tertidur. Berhubung tertidur namun suasana cukup ramai, maka beberapa dari penumpang terbangun untuk melihat apa yang terjadi. Saya sendiri tampaknya tertidur sebentar di ruas terakhir ini dan baru terbangun ketika bus berhenti di tempat ibu-ibu dan bapak-bapak menjual jagung bakar ini. Dengan memicingkan mata, saya melihat sekeliling guna mencari informasi apa yang bisa saya dapatkan dari lokasi ini. Sedikit di ujung, agak jauh dari pandangan, terdapat sebuah plang bertuliskan “Taman Wisata Alam Camplong”. Ooo...saya sudah sampai di Camplong.
Menurut informasi, Taman Wisata Alam Camplong adalah taman wisata yang terletak 46 kilometer dari Kota Kupang dan bisa ditempuh dengan menggunakan bus antar kota yang menuju So’E, Kefa Menanu atau Atambua karena taman wisata ini terletak di Jalan Trans Timor. Di dalam taman ini, konon terdapat gua, kolam renang dengan mata air alami, komodo dan buaya yang masing-masing berada di dalam kandang. Waktu saat itu sudah menunjukkan pukul setengah enam sore. Sinar matahari masih bersinar menembus pepohonan tebal dan lebat di sekitar Camplong. Ibu dan bapak masih menjajakan jagung bakarnya ke para penumpang. Saya sendiri sebenarnya masih mempunyai semangat untuk menjelajah, termasuk turun dan masuk ke Taman Wisata Alam Camplong ini. Sayangnya, waktu yang sudah cukup sore membuat saya takut tidak akan mendapatkan kendaraan malam hari yang akan membawa saya ke Kota Kupang. Iya, saya bisa pulang kalau ternyata bertemu bus dari Atambua. Bagaimana kalau tidak? Apakah saya harus tidur dengan komodo di kandang? Haha...
Saya segera menyadari Taman Wisata Alam Camplong ini sudah hampir tutup karena waktu sudah cukup sore. Para ibu dan bapak ini menjajakan jagung bakarnya selain untuk menawarkan dagangannya kepada penumpang bus, mungkin juga menghabiskan stock jagung bakar pada hari mereka berjualan. Apabila tidak berjualan, tampak
Apabila suatu saat anda berkunjung ke taman ini, tampaknya anda tidak perlu kuatir akan kehabisan makanan atau kesulitan mencari makan. Makan jagung bakar Camplong tampaknya cukup seru untuk dilakukan. Dari Taman Wisata Alam Camplong ini, anda bisa menuju Gunung Fatuleu yang berjarak 7 kilometer saja. Di gunung Fatuleu ini, konon banyak ditumbuhi oleh tumbuan pegunungan yang unik dan jarang anda lihat. Apabila anda punya waktu lebih, Taman Wisata Camplong dipadu dengan gunung Fatuleu bisa menjadi alternatif. Dengan jarak 46 kilometer, taman wisata ini bisa dicapai dalam waktu 1 – 1,5 jam dari Kota Kupang.
0 komentar:
Post a Comment