Sebuah jembatan suspensi kecil berwarna kuning yang hanya bisa dilalui becak motor tampak membelah sungai ini. Sayang, ukurannya yang terlampau kecil tidak memungkinkan kendaraan besar untuk lewat. Jembatan ini menghubungkan Kota Sengkang dengan wilayah di barat daya sana. Saya tidak sampai menyusuri kota hingga ke bagian sana sebab sepenglihatan saya, bagian kota barat daya tampak seperti sawah dan kebun saja. Rumah saja hanya terlihat beberapa. Ketika becak motor mau melewati jembatan suspensi ini, semua (becak motor dan orang) harus menunggu di ujung satunya agar si becak motor bisa keluar. Jembatan ini juga mudah sekali berayun-ayun, tampaknya tidak begitu kuat untuk menahan beban yang terlampau berat. Berhati-hatilah menyebrang jembatan ini. Apalagi, seorang anak kecil berkata bahwa di Sungai Walannae ada buayanya. Waduh, beneran ada nggak tuh? Tapi banyak juga warga yang mencari ikan, mencuci, mandi di sungai, hingga melakukan aktifitas (maaf) kakus di sungai itu. Apa iya, ada buaya di dalam sana?
Sebuah jembatan suspensi kecil berwarna kuning yang hanya bisa dilalui becak motor tampak membelah sungai ini. Sayang, ukurannya yang terlampau kecil tidak memungkinkan kendaraan besar untuk lewat. Jembatan ini menghubungkan Kota Sengkang dengan wilayah di barat daya sana. Saya tidak sampai menyusuri kota hingga ke bagian sana sebab sepenglihatan saya, bagian kota barat daya tampak seperti sawah dan kebun saja. Rumah saja hanya terlihat beberapa. Ketika becak motor mau melewati jembatan suspensi ini, semua (becak motor dan orang) harus menunggu di ujung satunya agar si becak motor bisa keluar. Jembatan ini juga mudah sekali berayun-ayun, tampaknya tidak begitu kuat untuk menahan beban yang terlampau berat. Berhati-hatilah menyebrang jembatan ini. Apalagi, seorang anak kecil berkata bahwa di Sungai Walannae ada buayanya. Waduh, beneran ada nggak tuh? Tapi banyak juga warga yang mencari ikan, mencuci, mandi di sungai, hingga melakukan aktifitas (maaf) kakus di sungai itu. Apa iya, ada buaya di dalam sana?
Label:
Sulawesi Selatan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment