Ternyata, kijang tersebut sudah penuh. saya mendapat tempat di bagian belakang bersama dengan seorang ibu dan seorang pemuda. Di bagian tengah terisi 4 orang dan di bagian depan ada 2 orang di sisi kiri supir. Wow, penuh sekali! Supir tersebut memberhentikan kendaraannya terlebih dahulu untuk kemudian menata barang-barang bawaan para penumpang lain di bagian belakang. Dengan segera, bapak supir memasukkan barang-barang saya dengan cekatan. Untungnya, barang-barang saya muat semua. Saya duduk di belakang, tempat yang sangat tidak saya rekomendasikan kalau misalnya saya boleh memilih. Bangku paling belakang terkena guncangan yang cukup besar, plus agak pengap (kijang tidak ber AC), sempit, dan tidak bisa melihat pemandangan ke luar sama sekali. Anda harus agak menunduk untuk bisa menikmati pemandangan di luar sana. Ya sudahlah, saya tidak mau memilih juga. Soppeng menunggu saya. Tak lama, Kijang melaju menembus ruas Makassar-Maros. Ke utara lah kami melaju. Entah kebiasaan atau permintaan dari salah satu penumpang, kijang berhenti terlebih dahulu di salah satu Roti Maros yang ada di Jalan Raya Maros. Belanja dulu dech.
Ternyata, kijang tersebut sudah penuh. saya mendapat tempat di bagian belakang bersama dengan seorang ibu dan seorang pemuda. Di bagian tengah terisi 4 orang dan di bagian depan ada 2 orang di sisi kiri supir. Wow, penuh sekali! Supir tersebut memberhentikan kendaraannya terlebih dahulu untuk kemudian menata barang-barang bawaan para penumpang lain di bagian belakang. Dengan segera, bapak supir memasukkan barang-barang saya dengan cekatan. Untungnya, barang-barang saya muat semua. Saya duduk di belakang, tempat yang sangat tidak saya rekomendasikan kalau misalnya saya boleh memilih. Bangku paling belakang terkena guncangan yang cukup besar, plus agak pengap (kijang tidak ber AC), sempit, dan tidak bisa melihat pemandangan ke luar sama sekali. Anda harus agak menunduk untuk bisa menikmati pemandangan di luar sana. Ya sudahlah, saya tidak mau memilih juga. Soppeng menunggu saya. Tak lama, Kijang melaju menembus ruas Makassar-Maros. Ke utara lah kami melaju. Entah kebiasaan atau permintaan dari salah satu penumpang, kijang berhenti terlebih dahulu di salah satu Roti Maros yang ada di Jalan Raya Maros. Belanja dulu dech.
Label:
Sulawesi Selatan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment