Sekilas Tentang Payakumbuh dan Hotel-Hotelnya

Ada satu hal yang cukup jelas dari Kota Payakumbuh yang saya lewati ini. Kota yang ukurannya rata-rata ini tampaknya hanya memiliki satu buah jalan utama yang besar banget membentang dari kepala Ngalau Indah sampai ke luar kota arah ke perbatasan Riau. Di jalan yang cukup panjang ini ada beberapa perempatan yang cukup besar. Akan tetapi, pusat kota Payakumbuh memang hanya di jalanan panjang ini saja. Wajah fisik kotanya dihiasi oleh banyak sekali rumah gadang berukuran besar dan kecil di tepi jalanan. Pasar dan Mall Payakumbuh juga terletak di jalan raya utama kota ini (Heran, Mall Payakumbuh bentuknya mirip dengan mall-mall sejenis di beberapa wilayah di Sumatera Barat dengan warna kuning yang mendominasi dan font tulisan “Mall Payakumbuh” yang mirip dengan mall lainnya. Dibuat oleh pengembang yang sama kah?). Pasar Swalayan Ramayana juga bertengger manis di kota ini. Sisanya, wajah kota ini hampir nggak berbeda jauh dengan kota-kota lainnya di Sumatera Barat. Oh yah, jalanan utama kota ini lurus hampir tidak berbelok-belok dan mendaki atau menurun. Bukit dan lembah juga tidak terlihat dari dekat di seputaran jalan ini. Sisanya justru didominasi oleh sawah saja di bagian luar Kota Payakumbuh, memasuki Kota Sarilamak.
Apabila anda berniat menghabiskan malam di Payakumbuh, simak dua buah hotel yang menjadi rekomendasi di kota ini :
• Hotel Mangkuto, Jalan Jenderal Sudirman. Tel (0752) 93358
o Rp. 50.000 (2 orang) kamar mandi luar, kipas angin, sarapan pagi
• Hotel Bundo Kandung, Jalan Prof. M. Yamin 25. Tel (0752) 92711
o Rp. 150.000 (2 orang) kamar mandi dalam, sarapan pagi
o Rp. 110.000 (2 orang) kamar mandi dalam, sarapan pagi
o Rp. 90.000 (2 orang) kamar mandi dalam, sarapan pagi
o Rp. 60.000 (2 orang) kelas ekonomi, kamar mandi dalam, sarapan pagi

8 komentar:

  1. wah senang bgt nih warga Sumbar,liat blog lo yang detail bgt promoin daerah mereka..
    Payakumbuh sepintas kota nya bersih dan gak crowded ya..

    ReplyDelete
  2. hohoho....kan bergantian Nas...ntar setiap daerah harus dapat giliran koq...:D
    anyway, kan ada tuh lagunya, Luruiklah Jalan Payakumbuah....artinya, luruslah jalan Payakumbuh....emang kotanya bener-bener cuma jalanan lurus aja koq :D

    ReplyDelete
  3. bukan luruiklah mar...luruihlah jalan...heheheheh
    gwa baru ngeh..ternyata lo juga udah dari kota gwa toch?...

    ReplyDelete
  4. wakakaka....salah yach...ups...langsung dikoreksi sama warganya langsung nich :p

    Luruihlah Jalan Payakumbuah...Babelok Jalan Kayujati :D *mudah2an bener*

    yup, udah ke Payakumbuh, tapi cuma melintas aja. Lamanya di Ngalau Indah sama Harau ajah :D

    ReplyDelete
  5. payakumbuh mank kotanya bagus kok
    sebagai kota yang baru berkembang,,payakumbuh merupakan kota yang menarik dan asyk tuk dijadikan tempat hang out ataupun menghabiskan weekend dgn keluarga
    di tepi jalan para pengunjung dimanjakan dengan makanan khas ataupun modern
    klu anda mau berwisata kuliner ataupun pakaian...payakumbuh adalah tempat yg cocok selain bukittinggi...trust me!!!

    ReplyDelete
  6. Terima kasih untuk informasinya. Waktu itu, saya melewatkan malam di Harau, sayang nggak mencicipi Payakumbuh dan Sarilamak yach :D

    terima kasih sekali lagi karena sudah bertandang dan menyebarkan informasi ini. :)

    ReplyDelete
  7. Di Payakumbuh adakah tempat untuk nonton film?

    ReplyDelete
  8. Di Payakumbuh adakah tempat untuk nonton film?

    ReplyDelete