Seni Topeng Ireng A La Magelang

Kalau di Prambanan ada Jathilan, kali ini saya bisa menikmati tari Topeng Ireng di Borobudur. Tarian ini unik lantaran sudah merupakan tarian modern, terutama dari pakaian yang dikenakan. Jadi, ada sekumpulan anak-anak kecil yang berpakaian ala Indian, kalau saya bisa bilang, berumbai-rumbai, hiasan kepala berbulu ala suku Indian Cherokee dan bulu lain yang mencuat ke atas, serta yang unik adalah sepatu boot yang digantungi ratusan bel kecil. Muka anak-anak tersebut dicat dengan bentuk-bentuk melingkar dan ranting. Anak-anak tersebut tampaknya sudah memiliki formasi sendiri dalam menari. Mereka membentuk formasi persegi, melingkar, dengan gerak tari tubuh yang tidak terlalu kompleks, namun ramai. Anak-anak tersebut berjumlah 10 orang, namun keramaian tarian ini justru berasal dari bel yang berdencing ribut di kaki mereka. Gerak utama mereka terdapat di kaki dan dihentak-hentakkan. Sungguh ramai, dan menarik perhatian sekali, tapi buat saya, disini indahnya gerak tari ini.
Kesenian Topeng Ireng (Ireng dalam bahasa Jawa adalah hitam) ini berasal dari Magelang. Anak-anak tersebut menari dengan diiringi oleh tabuhan gamelan sederhana. Ada seorang MC yang memandu jalannya acara. Saya memang tidak menemukan adanya gerak tari kompleks yang ruwet, saya justru menemukan bahwa tarian ini sangat sederhana, dengan gerak utama di bagian kaki. Nah, demi meramaikan suasana, sang MC menawarkan kepada banyak pengunjung yang menyaksikan, untuk turut serta naik ke panggung dan ikut menari bersama 10 anak tersebut. Banyak penonton, yang terutama anak muda, ikut maju ke atas panggung dan menari beramai-ramai dengan anak-anak ini. seperti yang sudah saya bilang dan akan saya bilang sekali lagi, gerak tari ini mudah diikuti, anak-anak muda tersebut saja mudah mengikuti tanpa canggung. Seru, ramai, dan heboh. Lokasi kesenian ini berada di pertengahan antara pintu gerbang loket dengan Candi Borobudur, di sebelah kanan. Walaupun agak modern, namun kalau anda ingin merasakan seni Magelang, buat saya ini sudah mencukupi. Seru loch bisa jejingkrakan bareng anak-anak ini di tengah bunyi kerincingan bel dan gamelan.

5 komentar:

  1. kelihatannya seru banget tariannya :)

    ReplyDelete
  2. hahaha...lebih seru lagi karena kita bisa ikut serta dalam tariannya ini :D rame2 deh sambil main kerincingan :D

    ReplyDelete
  3. menarik juga sepertinya.. eh ya, kok kemaren dari prambanan nggak ke keraton ratu boko dulu?

    ReplyDelete
  4. Iya :( sayang sekali yach. Padahal, saya lihat iklannya bagus loh. Maklum, obsesinya Prambanan - Borobudur dalam satu hari. Alhasil, semuanya dikebut. Beberapa candi jadinya dikebiri dech :(

    mudah2an ada kesempatan kali lain :D

    ReplyDelete