Souvenir Khas Pasar Prambanan (Dan Yogyakarta)

Nah, seperti yang tadi sudah saya bilang saat kunjungan kedatangan anda di Kompleks Prambanan, Anda jangan masuk lorong pasar tempat souvenir berada. Lewatkan saja pasar tersebut dan langsung masuk candi saja. Pasalnya, anda nanti akan keluar dan dengan sangat terpaksa dialihkan ke dalam lorong pasar ini juga. Ya, pintu keluar kompleks Candi Prambanan langsung terhubung dengan jalanan menuju pasar oleh-oleh ini. Tidak ada jalan keluar lain. Jadi, anda harus melihat-lihat donk?Ya wes, ora opo-opo toh ya. Cuci mata, kalau perlu, tumbas oleh-oleh. Hehehe...
Pasar oleh-oleh Prambanan adalah sebuah lorong yang cukup panjang dengan penutup terpal warna warni namun didominasi biru dan oranye. Alih-alih Pasar oleh-oleh Prambanan, pasar ini lebih tepat disebut sebagai miniatur pasar oleh-oleh Yogyakarta. Kenapa? Yach, soalnya barang-barangnya nggak jauh beda dengan apa yang ditawarkan di seputaran Yogyakarta sich. Nich, sebut saja tas-tas anyaman, kalung, gelang etnik anyaman, kerajinan batok kelapa, cobek, miniatur sepeda onthel, Kapal Phinisi *loch?!*, kain batik, miniatur mobil tua dan Harley Davidson, kaus siap pakai, Loro Blonyo sepasang, dan seperangkat poci teh. Oleh-oleh yang cukup ‘Prambanan’ adalah miniatur Candi Prambanan, kaus dengan tulisan ‘Prambanan’ dan miniatur kepala Buddha Gautama, Arca Dhyani Buddha, Arca Ganesha dan sejenisnya. Saya bahkan menemukan miniatur Candi Borobudur dan aneka gelang dengan tulisan ‘Borobudur’ disini. Tampaknya, produsen oleh-oleh untuk wilayah Prambanan, Yogyakarta, dan Borobudur adalah produsen yang sama. Hehehe.
Jangan harap bisa mencari produk segar seperti sayur dan buah disini. Ini bukan pasar basah. Kalau mau mencari sayuran, anda bisa berjalan kaki ke Pasar Kalasan yang tidak jauh dari Candi Prambanan. Satu-satunya bebungaan yang ada disini adalah bebungaan plastik hasil karya para pengrajin yang dipajang di depan lapak-lapak oleh-oleh ini. Situasi saat itu cukup ramai. Maklum, hari minggu sich. Hampir semua lapak dipadati oleh banyak sekali turis yang kebanyakan turis lokal. Mereka menawar dan memilih-milih barang dagangan yang dianggap menarik. Walau demikian, saya tidak luput dari ajakan para pedagang tersebut untuk mampir dan membeli barang dagangannya. Jujur, saya sich tertarik dengan benda-benda ini. Saya tertarik sekali dengan arca, Kepala Buddha Gautama, miniatur Prambanan, miniatur Borobudur dan seperangkat poci tembikar untuk minum teh. Namun, saya nggak nekad sampai bertanya soal harganya, soalnya saya memang nggak niat membeli. Perjalanan saya masih panjang. Saya malah takut, barang-barang ini malah membebani perjalanan saya. Kalau anda menggunakan kendaraan carteran, anda nggak punya alasan untuk tidak membeli oleh-oleh ini. Belilah dan bantu para pedagang oleh-oleh di Prambanan, Yogyakarta dan Borobudur.

5 komentar:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. dulu waktu masih berusia kira2 6 atau 7 tahun dan masih tinggal di lampung, saya sangat senang ketika kakak saya membelikan oleh2 motor harley davidson yang dari kayu itu ketika pulang dari jogja. sampai sekarang motor dari kayu itu masih tersimpan dan masih utuh untuk pajangan di rumah yang di lampung.

    sekarang lagi pengan beli miniatur sepeda dan becak itu tapi waktu liat di mirota lumayan mahal juga, nggak jadi deh :D

    ReplyDelete
  3. hehehe...harga di Mirota sama di kaki lima beda jauh atau nggak yah? Soalnya, miniatur Candi Prambanan yang medium di Mirota saja cuma Rp. 6.500 loch. Hmm...saya nggak kebayang berapa harganya kalau dijual di kaki lima. Tapi memang sich, yang miniatur sepeda dan becak memang agak mahal, buatnya lebih susah kali yach daripada minatur Prambana...:D

    ReplyDelete
  4. Syifa Ifopin FortuneNovember 24, 2011 at 12:37 PM

    Insyaalloh, aku Bulan Januari, Tahun 2012,,, aku mau ke YOGYAKARTA untuk rekreasi...!! Aku adi nggak sabar...!!! Tolong do'akan, agar aku dan teman2ku, rekreasinya ke YOGYAKARTA, YaaAa...???.!!! BIAR PARA PEDAGANG DI TEMPAT WISATA ITU, DAGANGANNYA PADA LAKU.......!!!!!!! POKOKNYA DO'AKAN YAaA...???!!!


    CANDI BOROBUDUR, CANDI PRAMBANAN, KRATON YOGYAKARTA, PASAR MALIOBORO,, AKU DATAaAaANG......!!!!!!! "+_+"

    ReplyDelete
  5. aminnn...hehehe...semoga dagangannya laku dan wilayah Prambanan dan Yogyakarta semakin maju. Selamat datang di Yogyakarta :D

    ReplyDelete